Mengapa Banyak In-House Training Tidak Memberikan Dampak?
Banyak perusahaan sudah mengikuti berbagai program training. Namun, tidak sedikit yang merasa bahwa hasilnya tidak bertahan lama.
Peserta mungkin memahami materi saat sesi berlangsung. Namun, setelah kembali ke pekerjaan sehari-hari, mereka sering kesulitan menerapkannya. Akibatnya, training hanya menjadi aktivitas formal tanpa perubahan nyata.
Apa yang membuat In-House training bisa terasa impactful?
Agar training memberikan dampak, peserta perlu memahami materi sekaligus mampu menerapkannya.
Selain itu, training perlu relevan dengan tantangan kerja sehari-hari. Jika tidak, peserta hanya mengingat materi tanpa benar-benar menggunakannya.
Karena itu, pendekatan training memegang peran penting dalam menentukan hasil.
Pendekatan Katadaya yang Berbeda
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Katadaya merancang in-house training yang fokus pada praktik, bukan hanya teori.
Katadaya mengajak peserta untuk:
- Memahami konteks komunikasi dalam pekerjaan.
- Mencoba langsung melalui simulasi.
- Merefleksikan cara berkomunikasi
- Memperbaiki cara menyampaikan pesan.
Selain itu, Katadaya juga menggunakan pendekatan komunikasi persuasi yang membantu peserta membangun pengaruh tanpa tekanan. Dengan pendekatan ini, peserta tidak hanya belajar, tetapi juga mengalami perubahan.
Peserta Langsung Menerapkan dalam Pekerjaan
Pendekatan yang aplikatif membantu peserta menghubungkan materi dengan situasi kerja mereka.
Selain itu, peserta dapat langsung melihat bagaimana perubahan cara komunikasi memengaruhi hasil kerja. Akibatnya, proses belajar terasa lebih relevan dan mudah diterapkan.
Dampak yang Dirasakan oleh Peserta
Beberapa peserta merasakan perubahan nyata setelah mengikuti in-house training Katadaya.
Muhammad Septian, Supervisor Marketing Communication The Gaun by Maya (Medan), merasakan bahwa training ini memberikan pengalaman yang berkesan sekaligus membuka wawasan baru yang sebelumnya belum ia temukan. Ia juga mulai menerapkan ilmu tersebut dalam pekerjaannya sehari-hari.
Selain itu, Benny, Supervisor Operational The Gaun by Maya (Medan), menyadari bahwa peran supervisor membutuhkan pemikiran yang lebih matang. Setelah mengikuti training, ia memahami cara menjalankan peran tersebut dengan lebih baik dan terarah.
Sementara itu, Ir. Ariyan Eka Putra, S.T., M.T., Direktur Pengembangan Bisnis Environesia (Yogyakarta), melihat dampak yang lebih luas pada timnya. Ia menyampaikan bahwa training ini mampu meningkatkan semangat tim sekaligus membantu mereka langsung menerapkan pembelajaran dalam masing-masing unit bisnis.
Mengapa perusahaan perlu memilih training yang tepat?
Setiap perusahaan menghadapi tantangan yang berbeda.
Karena itu, perusahaan perlu memilih program training yang relevan dengan kebutuhan tim.
Selain itu, pendekatan yang tepat membantu perusahaan mendapatkan hasil yang lebih optimal dari investasi training.
In House Training sebagai Investasi Jangka Panjang
Training yang berdampak tidak hanya menambah pengetahuan.
Sebaliknya, training membantu membentuk cara berpikir, cara berkomunikasi, dan cara bekerja yang lebih efektif.
Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan kualitas kerja tim secara berkelanjutan.
Saatnya Mengembangkan Komunikasi yang Lebih Berdampak
Pada akhirnya, komunikasi memegang peran penting dalam keberhasilan kerja tim.
Cara tim menyampaikan ide, memberikan arahan, dan berinteraksi akan memengaruhi hasil kerja.
Oleh karena itu, melalui program in-house training, Katadaya membantu perusahaan mengembangkan komunikasi yang lebih efektif, terarah, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
